Wang Yihan patut berterimakasih kepada rekan seperjuangannya Wang Lin karena dendamnya melawan Eriko Hirose dibalaskan. Wang Lin yang menjadi unggulan ke tujuh cukup sulit mengalahkan unggulan sepuluh asal Jepang Eriko Hirose walaupun dengan straight set 21-16 21-17. Dengan hasil ini rekor pertemuan Wang Lin dengan Eriko menjadi 1-2.

Pada set pertama diawal Wang Lin unggul sangat jauh 10-3 tetapi itu tidak bertahan lama karena Eriko menambah tujuh poin secara beruntun dan menjadikan 10-10. Setelah jeda dalam keadaan 11-10 Wang Lin tancap gas dan terus unggul dalam perolehan poin dan menutup set ini dengan 21-16.

Pertandingan lebih ketat di set kedua saling menyamakan poin tercatat sebanyak 6 kali,  mulai 6-6 hingga 13-13 . Setelah 13-13 Wang Lin sama dengan set pertama selalu unggul dalam perolehan point dan menutup set ini dengan manis 21-17.

Pertandingan yang berlangsung selama 46 menit ini tercatat ada 27 smash yang berbuah poin atau dengan kata lain kedua pemain saling menyerang. Kemudian poin yang berasal dari permainan netting tercatat 21 kali. Benar-benar pertandingan yang luar biasa.

Selanjutnya Wang Lin akan menghadapi Tine Baun yang menang cukup mudah atas kuda hitam asal Taipei Shao-Chieh Cheng 21-18 21-13. Dari rekor pertemuan Wang Lin tertinggal 2-1 dari Tine Rasmussen tetapi di pertemuan terakhir Wang Lin unggul dalam Semifinal Denmark Open Super Series 2008 21-17 13-21 21-18 .

Kejutan Terjadi Di Tunggal Putra

Kejuaraan Dunia sejak tahun kemaren terjadi kejutan-kejutan khusus untuk para unggulan pertama. Di tahun 2009 semua unggulan pertama tidak ada yang menjadi juara dan tahun 2010 pun hampir terulang di mulai dengan tunduknya tunggal putri No.1 dunia Wang Yihan, disusul Ganda Campuran terbaik Indonesia Nova Widianto – Liliyana Natsir dan yang paling baru tunggal putra yang langganan juara superseries asal Malaysia Lee Chong Wei. Hanya ganda putra dan ganda putri dimana unggulan pertamanya belum kandas.

Kejutan terbesar adalah kalahnya Lin Dan yang menjadi unggulan ketiga oleh Park Sung Hwan dengan dua set langsung 21-13 21-13 disusul dengan keberhasilan pebulutangkis harapan Indonesia Taufik Hidayat yang menumbangkan Lee Chong Wei dalam tiga game 21-15 11-21 21-12. Kemungkinan Taufik bisa mengulang prestasi 5 tahun lalu dimana dia menjadi Juara dunia di Amerika. Di semifinal besok Taufik diprediksi bisa mengatasi Park karena dari rekor pertemuan Taufik unggul 7-0.

Kita tunggu Aksi Taufik Dan Wang Lin di kejuaraan dunia ini, dan semoga mereka bisa menjadi juara di kota Paris.